UNTUKMU YANG TELAH PERGI

Puisi ini aku buat pada tanggal 28 Maret 2015, hari dimana aku ulang tahun, dan idola aku juga meninggal di hari sebelumnya. Olga Syahputra. . . Puisi ini sempat aku baca di depan teman-teman ketika Ujian Praktik bahasa Indonesia. Aku menangis kala itu, beberapa teman pun terhanyut dan turut menangis... So, this is just a simple poem. it's not very nice, tapi hanya sedikit kata hati saya setelah kepergian Olga Syahputra...



                         UNTUKMU YANG TELAH PERGI

Hiruk pikuk media bagai gong memecah negeri
Seolah kami hanya bermimpi dalam sadar
Kicauan bela sungkawa mengiring langkah sendu
27 Maret 2015
Ada segelintir tangis di wajah insan-insan yang ingin memelukmu dalam senyum
Terbang menjamah lengkungan bulan sabit yang nampaknya membalikkan kurvanya
Tak lagi indah dalam wajah
Duka hanya mengenyatkan tawa di hari itu

Telah kau lewati gersang dunia selama 11 bulan
Meniti senyum terindah selama 10 tahun
Gemuruh tawa dalam sangkar lawakmu
Biarkan saja mereka menyela
Biarkan saja mereka tak peduli
Biarkan saja
Karena mereka tidak tahu arti kepulan cintamu untuk kami
Karena mereka tidak mengenal sosokmu
Sosok yang bercanda dalam sakitnya
Sosok yang tertawa dalam lukanya
Sosok yang tersenyum dalam lelahnya
Tangan malaikat yang menyentuh wajah kami
Hapuskan sekian tetes lelah

Kini semua tiada lagi
Candamu? Senyummu? Tawamu?
Semua menyisahkan tangis
Getir air mata memanja ingin bertemu
Namun masa enggan kembali
Kini, Engkau tak lagi merasakan sakit
Ketenangan telah menjemputmu
Hanya ada sisa kerinduan yang merajut langkah kami

Dan Lihatlah. . .
Mereka mencintaimu
Menangisimu ketika engkau tersenyum pergi
Duduk tak kuasa bertahan dalam jauhmu
Jauh ke ruang dan waktu yang tak sama lagi
Engkau kini berjelajah di dunia baru
Memperhatikan kami dalam abu-abumu
Sadar akan semua yang mencintaimu
Memelukmu dalam sepi
Menopangmu dalam haru
Mengangkatmu dalam sedih
Mendo’akanmu dalam cinta

Ahh,,, rasanya semua seperti mimpi
Tak ada sosokmu dalam langkah kami
Tak ada candamu dalam penat kami
Tak ada lagi
Hanya tangis dan do’a kami yang mengantarmu ke rumah terakhirmu
Membiarkan rindu itu menyapa dalam hati yang sakit
Membiarkan kenangan bernanun dalam memori
Membiarkan tangis melepasmu pergi
Selamat jalan untukmu yang telah pergi
Salam cinta dan rindu dari orang-orang yang mencintaimu


Miss You Kak Olga... Semoga engkau di tempatkan di tempat  terindah di sisi-Nya...


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

About Me

Total Tayangan Halaman