FISIKA HATI BERCERITA
Puisi ini adalah tugas fisika. Kita disuruh membuat puisi yang menggabungkan antara besaran atau rumus-rumus fisika, dengan Imtaq. Puisi ini aku buat pada 25 Maret 2015.. So check it out.. !!!!
FISIKA HATI BERCERITA
Kerak
cinta dari hati,
Seolah
mereka enggan untuk berpaling
Dari
gaya magnet dunia yang begitu kuat menggulung iman dalam hati
Bahkan
dengan lensa cembung cekung yang Engkau ciptakan, hati ini begitu sulit melihat,
untuk meniti cahaya dari-Mu.
Bisakah
gaya gravitasi yang Engkau ciptakan menuntun kami menggapai hidayah-Mu???
Ataukah
kami hanya menjadi benda diam yang akan terus diam layaknya hukum I Newton? menanti
waktu kan mendatangkan rahmat-Mu???
Atau
setidaknya kami berjalan mendekati-Mu hingga Engkau berlari merangkul kami?
Bukankah,
ketika aku sebagai sumber mendekat pada-Mu pendengar do’a-do’a kami kecepatan-Mu
benilai positif menyambut kami?
Sekiranya
waktu menuntun pada kecepatan kami mendekati-Mu
Tak
peduli berapa besar jarak antara Engkau dan kami, Hamba-Mu
Hingga
kami mampu menjalani kumparan primer dan sekunder di dunia
Namun
adakah hati ini paham akan segala kiasan dunia yang sementara?
Atau
peduli pada ilmu akhirat yang abadi?
Kunci
hati kami tak semudah menemukan Rangkaian total atau impedansi
Ada
begitu banyak gelombang dan goresan yang menebing
Seolah
hati ini tak mampu mengerti bagaimana indahnya naungan cinta-Mu dalam Al-Qur’an
Hingga
hati kami tak menemukan cahaya bak kilat-Mu dalam mendung
Hati
ini menjadi inti niat-niat baik dan buruk kami
Hingga
dosa-dosa yang ada, mampu menanam noda hitam pada hati
Hati
yang sebenarnya ingin dipeluk oleh-Mu
Hingga
mesin dalam jiwa kami mendapat efisiensi maksimun dari-Mu
Lantas,
ketika iman itu tertanam dalam hati
Kuharap
tak hanya menjadi isobaric, isothermal, ataupun isokhorik
Tapi
berselimut gelombang mekanik dan elektromagnetik
Atau
grafk yang meningkat tiap menitnya, bahkan di tiap detiknya
Sehingga
kami layaknya difraksi cahaya pada celah tunggal yang akan menghasilkan garis
terang
Kami
sadar, bukan mata yang buta, tetapi hati
kami yang di dalam dada
Hati
yang tidak memperhatikan ayat kauliyah dan kauniyah-Mu
Hati
yang kadang sibuk dengan rumus-rumus dunia
Hati
yang tersandung pada kumparan dengan sekian lilitan
Hati
yang abu-abu akan rumus menuju syurga-Mu
Wahai
engkau yang maha membolak-balikkan hati
Sekiranya
saja rangkaian huru-hara dunia ini mematikan kami
Maka
tidakkah lagi kami bisa beresonansi?
Mengubah
step up atau step down yang mengalir dalam aliran darah ini
Rangkaian
RLC hanya menjadi pilihan untuk berinduktif, berkapasitif, atau menjadi mulia
dengan beresonansi
Yaa
Rabb, Ajarkanlah hati ini untuk bereaktansi
Hingga
mampu bertahan dari ketidak tetapan hati ini
Menuju
iman yang hakiki di hadapan-Mu
Yuk, tambah ilmu juga dengan membaca kutipan informasi berikut ini
17.39
|
Label:
PUISI
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Followers
Pages
Popular Posts
-
Puisi ini aku buat pada tanggal 28 Maret 2015, hari dimana aku ulang tahun, dan idola aku juga meninggal di hari sebelumnya. Olga Syahputra....
-
Annyeong!!!! Chapter VII sudah datang… Nungguin yaaa? –Enggak! L -- This is the next story of “My Mind”. Selamat membaca !!! Ti...
-
Nah, tema kali ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang sering banget kita lakukan. Tapi, tahu gak sih, kalau beberapa dari kebiasaan kita i...
-
Titel : Me + You = Love Author : Muthmainnah (@ienhainha) Cast : Alif matata, Nabila Althafunnisa (OC) Support cast : Ozy Adrians...
-
The Blue Diary Bab 5 “Fact” Buku diary itu masih terbuka dan tersimpan rapi di atas tangannya. Tapi sekarang, bada...
-
MEMBACA BASMALAH DI SETIAP MEMULAI AKTIVITAS Assalamu ’ alaikum Wr.Wb. Hallo teman-teman semua. Kali ini, aku nge-post lagi hal-h...
-
fAKTA DI BALIK BERSIN DAN MENGUAP Assalamu ’ alaikum wr. Wb. Kali ini, aku akan membahas sedikit tentang fakta dari bersin dan me...
-
JANGAN KULIAH KALAU TIDAK SUKSES (Furqon Kholid) A. Hukum-hukum kehidupan 1. Hukum kelembaman “sebuah benda ya...
-
Hayy readers… Ini FF pertamaku,maaf kalau banyak kekurangan, ini semata untuk menuangkan pikiranku … maybe bakalan garing, atau ban...
-
Chapter V datang menyambung cerita kemarin… Selamat membaca !!!! Title : My Mind Author : Muthmainn...
0 komentar:
Posting Komentar